Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 07 Desember 2017

Cara Mengatasi Stress

Cara mengatasi stress – Orang – orang yang mengalami tekanan, kondisi menegangkan serta konflik batin yang berkepanjangan sangat rentan mengalami stress. Sikap dan tindakan orang yang mengalami stress tentunya tidak akan membuat orang disekelilingnya merasa nyaman. Padahal sikap serta respon orang – orang disekelilingnya akan sangat berpengaruh terhadap proses penyembuhan orang yang mengalami stress. Dalam psikologi sendiri stress diartikan sebagai sebuah kondisi ketegangan yang mana ia berpengaruh pada kondisi emosi, fisik, dan jalan pikiran seseorang. Sedangkan menurut Hasibuan (2003) mengatakan bahwa stress adalah sebuah kondisi ketegangan yang mana ia mempengaruhi emosi, proses berpikir dan juga kondisi seseorang. Biasanya orang yang tengah mengalami stress menjadi gugup dan merasakan kekhuatiran yang amat kronis. Mereka pun sering sekali marah-marah, bertindak agresif, dan tidak mampu untuk relaks ataupun memperlihatkan sebuah sikap yang mampu untuk mengatasi itu semua. Stress yang terlalu besar, akan dapat mengancam kemampuan yang di miliki seseorang dalam menghadapi lingkungannya. Karyawan pun dapat pula menanggapi kondisi-kondisi yang sifatnya tertekan dalam menjalankan tugasnya di kantor/ perusahaan. Konsekuensi yang diterima akibatnya adalah penurunan ataupun peningkatan usaha dalam jangka pendek dalam hal kinerja Gejala Seseorang Terkena Stres - Sulit Tidur - Mengeuarkan keringat secara berlebihan - Otot Menjadi Tegang - Sesak Bernafas - Badan Gemetar - Jantung Berdebar - Sesak napas - Sakit Perut Atau Kepala - Pusing - Mulut Terasa kering - Kesemutan Gejala stress dalam diri seseorang tersebut jika tak di tangani scara lebih lanjut dapat menyerang ke dalam kondisi sakit secara fisik. Beberapa dampak dari stress yang tidak di tangani dengan baik, adalah sebagai berikut; Lelah, gangguan tidur, sakit perut, sakit kepala, nyeri atau tegang pada otot, nyeri dada, obesitas, penurunan gairah seksual, diabetes, hipertensi, dan gangguan jantung. Kondis i stress juga dapat mempengarui perilaku dari seseorang, misalnya saja seperti Menjadi orang yang penyendiri dan enggan untuk berinteraksi dengan orang lain, marah-marah, dan terkadang kemarahan tersebut sulit untuk di kendalikan, Enggan makan ataupun makan secara berlebihan, merokok, penyalahgunaan obat – obat narkotika, dan yang terakhir adalah kecanduan untuk mengkonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan. 1. Cara Mengatasi Stress secara Tepat Untuk itu sangat penting bagi kita untuk mengetahui bagaimana cara mengatasi orang stress secara tepat. Berikut ini beberapa cara bagaimana kita bisa mengatasi orang stress secara lebih tepat : a. Relaksasi secara Berkala Cara mengatasi stress yang pertama adalah relaksasi. Orang yang stress pada umumnya terbebani pikiran negatif yang membuat emosi orang tersebut menjadi tidak stabil. Mendatangkan perasaan relaks atau nyaman adalah cara yang tepat mengatasi orang stress. Body massage atau pemijatan tubuh adalah salah satu cara membuat seseorang merasa rileks. Selain itu pemijatan tubuh ini juga sangat baik dalam menormalkan tekanan darah. Orang yang mengalami stress akan lebih mudah mendapatkan kualitas tidur yang lebih baik. Jadi melakukan relaksasi adalah cara yang sangat tepat digunakan untuk mengatasi orang stress. b. Jangan Biarkan Ia Larut dalam Masalahnya Seorang Diri Apabila orang terdekat kita mulai menunjukan indikasi mengalami gejala stress, sebaiknya cara mengatasi orang stress yang bisa kita lakukan yakni jangan membiarkannya semakin larut dalam masalahnya. Beberapa orang mungkin mengganggap dengan membiarkan orang stress berdiam diri dikamar adalah cara tepat untuk mengistirahatkan diri. Namun faktanya berdiam diri dikamar justru semakin membuat orang stress tidak lekas membaik. c. Ajak Olah Raga secara Lebih Teratur Olah raga adalah aktivitas yang sangat menguntungkan tubuh karena baik untuk kesehatan jasmani seseorang. Orang yang mengalami stress pada umumnya juga akan mengalami gangguan kesehatan karena sistem kekebalan tubuhnya melemah. d. Sibukkan Diri dengan Hobi Orang yang sedang mengalami stress akan terpaku pada pikiran negatif yang membuatnya down secara mental. Apabila orang – orang disekelilingnya tidak mengetahui bagaimana cara mengatasi orang stress secara tepat tentunya kondisinya juga sulit untuk mendekati proses penyembuhan. Pada beberapa kasus, stress juga bisa disebabkan karena rutinitas yang selalu menegangkan atau membebani pikiran seseorang. Jadi usahakan kita menyibukannya dengan aktivitas – aktivitas yang berkaitan dengan hobi yang ia miliki. Hal ini tentunya akan membuat pikiran – pikiran yang bersifat negatif teralihkan dengan adanya kesibukan atas kegiatan yang ia sukai. e. Hindari Konsumsi Minuman Beralkohol Merupakan asumsi yang salah apabila dengan meneguk minuman beralkohol dapat menghilangkan stress. Faktanya yang terjadi minuman beralkohol hanya membuat tingkat kesadaran otak melemah sehingga tidak dapat berpikir cermat, sehingga untuk beberapa saat seseorang yang stress seolah merasa rileks, namun setelah efek alkoholnya hilang justru orang tersebut akan merasakan stress yang lebih besar dari sebelumnya. Jadi cara mengatasi orang stress secara tepat yang terakhir yakni jangan pernah membiarkannya mengkonsumsi minuman beralkohol supaya tidak memperburuk kondisi kesehatan fisik maupun mentalnya. f. Perbanyak Melakukan Ibadah Cara mengatasi stress selanjutnya adalah dengan memperbanyak melakukan ibadah. Dengan melakukan ibadah, artinya kita mempasrahkan segala bentuk kekhawatiran maupun kecemasan terhadap zat yang maha kuasa. Dengan memperbanyak untuk melakukan ibadah pula, hati yang gundah dapat menjadi tenang. Lakukanlah ibadah yang di selingi dengan doa sesuai ajaran agama yang di anut masing-masing. g. Sempatkan Keluar Dari Rutinitas Langkah yang ke 7 cara mengatasi orang stress yaitu dengan menyempatkan untuk keluar sejenak dari padatnya rutinitas. Saat anda memiliki waktu untuk berlibur seperti cuti kerja, maka lakukanlah dan manfaatkan kesempatan tersebut untuk berlibur, atau mengunjungi tempat-tempat yang anda inginkan. Tentunya ke tempat-tempat yang tidak melanggar aturan ataupun norma sosial dan agama. Dengan mengunjungi tempat-tempat yang tidak rutinan, dalam hal ini adalah rekreasi, maka hal ini akan membangkitkan mood anda kembali dan menghindari stress dari padatnya rutinitas dan aktifitas.

Kamis, 23 November 2017

Kelenjar Tiroid



Kelenjar tiroid adalah organ berbentuk kupu-kupu yang terletak tepat di bawah jakun. Kelenjar ini memiliki fungsi penting, yaitu untuk memproduksi hormon tiroid yang berperan dalam berbagai proses-proses kimiawi yang terjadi dalam tubuh.
Pada kondisi normal, kinerja kelenjar tiroid cenderung tidak kita sadari sama seperti organ-organ dalam yang lain. Tetapi jika terjadi pembengkakan, kelenjar tiroid akan membentuk benjolan pada leher. Inilah yang disebut gondok.

Jenis-jenis Penyakit Gondok
Terdapat dua jenis gondok, yaitu gondok difus dan noduroil. Pengelompokan ini berdasarkan tekstur benjolannya.
Benjolan pada gondok difus terasa mulus saat disentuh. Sementara pada gondok nodul, benjolan terasa tidak rata dan bergumpal. Permukaan yang tidak rata tersebut disebabkan oleh adanya satu atau lebih bintil-bintil kecil yang padat atau berisi cairan dalam benjolan. 

Gejala-gejala Penyakit Gondok
Tidak semua penderita gondok mengalami gejala. Jika memang ada indikasi yang muncul, terbentuknya benjolan abnormal pada leher adalah gejala utama dari kondisi ini.
Ukuran benjolan gondok berbeda-beda pada tiap penderita. Benjolan yang berukuran kecil biasanya tidak menyebabkan gejala apa pun. Meski demikian, benjolan tersebut dapat memengaruhi pernapasan serta menyebabkan penderita sulit menelan jika bertambah besar.
Gejala-gejala lain yang umumnya menyertai pembengkakan meliputi tenggorokan yang terasa sesak, perubahan suara (misalnya menjadi serak), batuk-batuk, serta kesulitan bernapas dan menelan.
Jika merasakan gejala-gejala di atas, Anda sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter. Terutama bagi penderita dengan benjolan yang terus membesar dan mengalami kesulitan bernapas atau menelan.

Penyebab Penyakit Gondok

Gondok terkadang sulit ditemukan penyebabnya karena sangat beragam. Tetapi ada beberapa faktor yang umumnya bisa memicu penyakit ini. Di antaranya adalah:
  • Hipertiroidismedan hipotirodisme. Penyakit gondok dapat terjadi karena kinerja kelenjar tiroid yang berlebihan (hipertiroidisme) atau menurun (hipotiroidisme). Keduanya akan memicu pembengkakan kelenjar tiroid. Hipertiroidisme umumnya disebabkan oleh penyakit Graves. Sementara hipotiroidisme dapat dipicu oleh kekurangan iodin atau penyakit Hashimoto. Penyakit Hashimoto dan penyakit Graves merupakan kondisi autoimun.
  • Defisiensi iodin. Iodin dibutuhkan kelenjar tiroid untuk memproduksi hormon tiroid. Zat ini dapat ditemukan dalam ikan, tiram, rumput laut, sereal, biji-bijian, serta susu sapi. Karena kekurangan iodin, kinerja kelenjar tiroid akan menurun dan mengalami pembengkakan.
  • Merokok. Asap tembakau yang mengandung senyawa tiosianat dapat memengaruhi kemampuan tubuh dalam memanfaatkan iodin.
Di samping penyebab umum di atas, gondok juga dapat terjadi akibat hal-hal berikut:
  • Keberadaan nodul dalam kelenjar tiroid.
  • Pengaruh kanker tiroid.
  • Inflamasi kelenjar tiroid akibat infeksi virus, bakteri, atau obat-obatan tertentu.
  • Kadar iodin yang berlebihan dalam tubuh.
  • Perubahan hormon karena pubertas, kehamilan, dan menopause.
  • Pajanan radiasi, misalnya saat menjalani radioterapi.
  • Pengaruh obat litium yang umumnya digunakan untuk menangani depresi dan gangguan pipolar.
Faktor-faktor Risiko Penyakit Gondok
Gondok dapat menyerang siapa saja, tapi ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang untuk terkena penyakit ini. Faktor-faktor pemicu tersebut meliputi:
  • Usia. Risiko gondok meningkat seiring bertambahnya usia.
  • Jenis kelamin. Wanita memiliki risiko lebih tinggi dibandingkan pria.
  • Faktor keturunan. Memiliki anggota keluarga yang mengidap kanker tiroid atau penyakit autoimun akan meningkatkan risiko penyakit gondok.
  • Obat-obatan seperti amiodarone dan imunosupresan.
  • Kehamilan dan menopause. Risiko gangguan tiroid meningkat pada saat wanita sedang hamil atau menopause, tapi penyebabnya belum diketahui dengan pasti.
Proses Diagnosis Penyakit Gondok
Kelenjar tiroid yang membengkak umumnya dapat diketahui oleh dokter melalui pemeriksaan fisik yang sederhana. Pemeriksaan ini memungkinkan dokter untuk mendeteksi ukuran serta tekstur benjolan. Jenis penyakit gondok difus atau nodul juga dapat diketahui lewat pemeriksaan ini.
Penderita juga akan diminta menjalani evaluasi fungsi tiroid untuk memastikan penyebab di balik pembengkakan kelenjar. Pemeriksaan ini dilakukan melalui tes darah untuk mengukur kadar hormon T3, T4, dan TSH (thyroid-stimulating hormone atau hormon perangsang tiroid). Hormon TSH diproduksi oleh kelenjar pituitari yang terletak di otak.
Kadar hormon tiroid yang tinggi mengindikasikan hipertiroidisme. Sementara tingkat hormon tiroid yang rendah dan TSH yang tinggi akan menandakan bahwa penderita mengalami hipotiroidisme.
Ada beberapa tes lain yang dilakukan untuk memberikan informasi yang lebih mendetail mengenai kondisi pasien, yaitu pemindaian tiroid, USG, serta biopsi.
Proses pemindaian tiroid melibatkan isotop radioaktif untuk memeriksa ukuran dan jenis benjolan tiroid. Karena itu, tes ini sebaiknya dihindari oleh ibu hamil.
Pemeriksaan USG digunakan untuk mengonfirmasi ukuran dan jenis benjolan serta keberadaan nodul yang mungkin tidak ditemukan lewat pemeriksaan fisik. Sedangkan biopsi yang dilakukan melalui aspirasi jarum halus dianjurkan guna mengetahui jenis sel yang ada dalam benjolan. 

Langkah Pengobatan Penyakit Gondok
Gondok dapat ditangani dengan beberapa cara. Penentuan langkah ini tergantung pada beberapa faktor, yaitu ukuran benjolan, gejala yang dirasakan, serta penyebab dasar terjadinya gondok.
Benjolan yang kecil dan tidak menyebabkan gejala umumnya tidak langsung ditangani. Dokter akan memantau perkembangan kondisi Anda sebelum melakukan tindak lanjut karena gondok Anda mungkin bisa sembuh tanpa membutuhkan penanganan.
Jika benjolan terus membesar hingga mengganggu kondisi kesehatan pasien, ada beberapa langkah pengobatan yang dapat diambil. Metode-metode penanganan yang akan dianjurkan oleh dokter meliputi: 

Terapi penggantian hormon
Langkah ini dilakukan untuk menangani hipotirodisme dengan menggantikan hormon tiroid dan umumnya harus dijalani seumur hidup. Contoh obatnya adalah levothyroxine. Tetapi obat ini juga dapat memicu efek samping seperti mual, kram otot, serta detak jantung yang cepat atau tidak teratur.

Obat penurun hormon tiroid
Thionamide akan menurunkan kadar hormon tiroid dengan menghambat proses produksinya. Obat ini digunakan untuk mengatasi hipertiroidisme. Efek sampingnya meliputi mual, nyeri pada sendi, ruam ringan, serta penurunan jumlah sel darah putih secara mendadak.

Terapi iodin radioaktif
Terapi ini juga termasuk penanganan untuk hipertiroidisme. Iodin radioaktif yang dikonsumsi akan menghancurkan sel-sel tiroid. Metode pengobatan ini terbukti dapat mengecilkan ukuran benjolan, tapi juga bisa memicu hipotiroidisme.

Langkah operasi
Benjolan yang terus membesar hingga mengganggu pernapasan dan menyebabkan penderita sulit menelan umumnya ditangani dengan operasi. Langkah ini akan dilakukan dengan prosedur pengangkatan sebagian atau seluruh kelenjar tiroid atau tiroidektomi. Penelitian menunjukkan bahwa sekitar 15 persen penderita gondok yang pada akhirnya membutuhkan langkah penanganan ini.
Prosedur ini juga disarankan bagi penderita yang diduga memiliki benjolan tiroid yang mengandung sel-sel kanker. Diperkirakan sekitar lima persen penyakit gondok berpotensi sebagai indikasi kanker tiroid.
Tiap operasi pasti memiliki risiko, termasuk tiroidektomi. Walau kemungkinannya tergolong kecil, pasien yang menjalani prosedur ini berpotensi mengalami komplikasi kerusakan pada saraf dan kelenjar paratiroid.
Contoh kerusakan saraf yang mungkin terjadi adalah perubahan suara dan gangguan pernapasan. Komplikasi ini bisa bersifat sementara atau permanen. Sedangkan kerusakan pada kelenjar paratiroid akan memengaruhi pengaturan kadar kalsium dalam darah dan tulang.

Tips Merawat Wajah

Merawat Wajah Secara Alami Sesuai Jenis Kulit

Sebelum merawat wajah sebaiknya ketahui dulu jenis kulit masing-masing. Sebab setiap jenis kulit haruslah mendapatkan perlakukan berbeda agar tak mengalami gangguan seperti iritasi ataupun alergi.

Adapun jenis-jenis kulit antara lain:

- Kulit berminyak: ditandai dengan banyaknya cairan keluar di wajah. Terutama setelah kamu aktif beraktivitas di siang hari.
- Kulit kering dan kusam: ditandai dengan kulit terasa kasar, pecah-pecah, dan kadang meradang.
- Kulit berjerawat dan berkomedo: adanya benjolan-benjolan kecil di area wajah, terutama hidung dan dahi.

Merawat Wajah yang Benar dan Mudah

1. Merawat wajah berminyak
     Lemon dan jeruk nipis
Nipis dan lemon termasuk jenis buah jeruk yang kaya akan senyawa asam. Kandungan asamnya inilah yang dapat meringkas pori, mengangkat sel kulit mati, dan mengontrol keluarnya minyak berlebihan di wajah kamu.

Cara merawat wajah dengan jeruk nipis dan lemon:
- Siapkan 1 buah jeruk nipis atau lemon, sebaiknya pilih satu jenis saja.
- Peras kedalam sebuah wadah, kemudian oleskan seluruh bagian wajah yang udah bersih.
- Lakukan perawatan wajah berminyak ini setiap selesai mandi atau beraktivitas di luar ruangan.


  Mentimun
Mentimun juga diperkaya dengan kandungan vitamin C dan mineral tinggi yang baik untuk merawat muka secara alami. Khasiat timun untuk wajah antara lain mengontrol minyak berlebih, meringkas pori, menghilangkan flek hitam bekas jerawat, dan masih banyak lagi.
Cara merawat kulit wajah dengan timun secara alami:
- Haluskan mentimun segar yang sudah kamu kupas bersih.
- Tambahkan sedikit perasan lemon. Kemudian oleskan keseluruh bagian wajah.
- Pijat sebentar dengan lembut supaya meresap.
- Diamkan kurang lebih 30 menit, lalu bilas dengan air hangat sampai bersih.

2. Merawat wajah berjerawat dan berkomedo
Putih telur dan madu
Campuran putih telur dan madu bisa menjadi obat jerawat yang paling mujarab. Mereka berdua mengandung nutrisi lengkap yang dapat mengusir bakteri dan sel kulit mati penyebab jerawat di wajah.

Cara merawat wajah dengan putih telur dan madu:
- Kocok putih telur seperlunya, kemudian campurkan dengan madu.
- Oleskan merata keseluruh bagian wajah sambil dipijat lembut.
- Diamkan selama kurang lebih 30 menitan supaya meresap.
- Jika sudah, sekarang bilas dengan memakai air hangat.

Pasta gigi
Sedangkan bagi kamu yang memiliki kulit berkomedo, gunakan pasta gigi saja. Meski terlihat sepele dan murahan, tapi pasta gigi terbukti ampuh untuk menghilangkan komedo membandel, terutama bagian hidung dan dahi.

Cara merawat wajah dengan pasta gigi secara alami:
- Sediakan pasta gigi secukupnya, usahakan yang herbal mint ya.
- Setelah selesai mandi, oleskan ke area komedoan merata.
- Diamkan sampai mengeras dan kaku. Kalau saya pribadi sih biasanya semalam agar hasilnya maksimal.
- Selanjutnya, bilas dengan menggunakan air hangat sambil digosok lembut.

3. Merawat wajah kering dan kusam
Karena kehilangan kelembaban di permukaan kulit, terkadang wajah kita menjadi terasa kering dan kusam, apalagi ketika berada di tempat yang dingin seperti ruangan ber-AC dan pengunungan.

Masker madu dan alpukat
Alpukat dan madu bisa dibilang merupakan pelembab alami yang dapat merawat kulit kering. Bahkan bila kamu bisa menggunakan secara rutin dan konsisten, wajah akan semakin cerah berseri.

Cara merawat wajah dengan madu secara alami:
- Haluskan daging buah alpukat sebanyak satu cangkir kecil.
- Tambahkan madu alami sampai membentuk adonan mirip pasta.
- Pastikan wajah dalam keadaan bersih, lalu oleskan merata masker tadi.
- Diamkan kurang lebih 30-60 menit supaya meresap sempurna.
- Jangan dibilas air hangat, melainkan bilaslah dengan air dingin (biasa).

Minyak zaitun dan pisang
Minyak zaitun sudah dikenal sejak zaman Mesir Kuno sebagai bahan yang ampuh untuk merawat kulit secara alami. Kombinasikan minyak khas Timur Tengah tersebut dengan buah pisang agar hasilnya semakin mantap.

Cara merawat wajah dengan minyak zaitun dan pisang:
- Siapkan 1 buah pisang (jenis apapun) dan 3 sendok makan minyak zaitun.
- Haluskan buah pisang tadi, lalu campur dengan minyak zaitun sampai membentuk pasta.
- Oleskan merata keseluruh bagian wajah yang sudah dalam keadaan bersih.
- Pijat lembut selama 10-15 detik, lalu diamkan selama kurang lebih 30 menit.
- Akhiri dengan membilas memakai air dingin sampai bersih.





E-mail : nevianaputri868@gmail.com
Blog     : Neviana putri

Menjaga Kesehatan Sistem Pencernaan


menjaga kesehatan pencernaan
Pencernaan merupakan organ tubuh yang sangat penting dan harus dijaga kesehatannya, karena setiap hari makanan dan minuman diolah dalam organ pencernaan lalu disalurkan ke seluruh tubuh untuk menjadi makanan bagi organ tubuh lainnya.
Sistem pencernaan manusia dimulai dari mulut, kerongkongan, lambung, usus halus, usus besar sampai ke anus. Pola makan yang tidak teratur, sering terlambat makan, kurang mengonsumsi buah dan sayur, serta terlalu cepat menelan makanan adalah beberapa hal yang menyebabkan terjadinya gangguan pencernaan. Stres juga menjadi penyebab utama gangguan pencernaan masyarakat dewasa ini. Gangguan pencernaan dapat berupa mual, kembung, nyeri pada ulu hati, bahkan kanker usus yang timbul karena usus mengalami infeksi akibat bekerja ekstrakeras sewaktu mencerna makanan yang kurang serat.
Berikut adalah beberapa cara menjaga kesehatan sistem pencernaan :

1.  Kunyah makanan dengan baik
    Semakin lama kita mengunyah makanan, maka semakin mudah makanan itu dicerna oleh tubuh dan juga dapat menghasilkan enzim lebih  banyak. Mengunyah yang lama hingga makanan lembut adalah baik untuk pencernaan. Tak perlu sampai 32 kali, tapi tidak kurang dari 10-12 kali agar makanan tidak membebani usus.


2.  Konsumsi makanan berserat   
   Tak hanya membantu sistem pencernaan, makanan berserat juga dapat mencegah penyakit seperti diabetes, penyakit jantung koroner, wasir, kanker usus besar, menurunkan kadar gula darah dan juga menurunkan kadar kolesterol di dalam saluran pembuluh darah. Sayuran, buah-buahan, biji-bijian dan kacang-kacangan adalah sumber utama serat.


3.  Minum 8 gelas air sehari
  
Sistem pencernaan bisa berlangsung sangat lambat bila Anda tidak bisa memenuhi kebutuhan cairan dalam tubuh. Air membantu pergerakan makanan, melarutkan makanan, mengatur konsentrasi makanan yang dicerna tubuh dan membantu penyerapan zat gizi oleh tubuh. 


4.  Batasi asupan daging
    Konsumsi daging yang seimbang baik untuk tubuh sebab protein hewani dalam daging cukup besar. Hindari mengonsumsi daging merah terlalu berlebihan karena bisa mengakibatkan gangguan pada sistem pencernaan dan organ tubuh lainnya. Daging adalah bahan makanan yang susah untuk dicerna dengan cepat sehingga cenderung menumpuk di perut.


5.  Hindari makanan dan minuman yang dingin
    Makanan dan minuman yang sangat dingin menyebabkan kontraksi pilorus, katup yang memisahkan lambung dengan duodenum, sehingga memperlambat pergerakan makanan yang dicerna. Selain itu, lambung akan bekerja ekstra untuk menghangatkan makanan, sehingga makanan lebih lama tinggal di lambung.


6.  Makan secara teratur
   
Makan secara teratur membantu mengoptimalkan kerja sistem pencernaan. Perut yang kosong menimbulkan nyeri dan kembung. Oleh karena itu, usahakan untuk makan secara teratur dengan menyebar waktu makan Anda menjadi 3 kali makan besar dan 2 kali makan ringan setiap hari.

7.  Olahraga teratur
    Selain membantu Anda mempertahankan gaya hidup sehat, olahraga secara teratur juga membantu melancarkan pencernaan dan mencegah konstipasi.


8.  Atasi stress
    Stress yang berkepanjangan dapat menyebabkan gangguan pencernaan misalnya produksi asam lambung berlebihan. Upayakan secara positif untuk mengatasi stress. Anda bisa mengelola stress dengan cara melakukan latihan pernafasan atau pergi berlibur.


9.  Upayakan berat badan normal
   
Kelebihan berat badan dan obesitas dapat mengganggu fungsi hormon tertentu yang dapat mempengaruhi sistem pencernaan. Berat badan di bawah normal juga dapat memberikan akibat buruk pada sistem pencernaan.


10.Jagalah kebersihan
    Jagalah kebersihan tangan dan makanan dari kuman-kuman merugikan bila Anda tidak ingin mengalami diare. Penyakit ini banyak terjadi, umumnya karena kurangnya kebersihan makanan dan minuman.Sistem pencernaan manusia sangat berkaitan dengan organ-organ penting di dalam tubuh kita, untuk itulah selalu disarankan untuk menerapkan pola hidup sehat dan selalu mengonsumsi makanan sehat secara teratur karena pencernaan yang sehat akan mendukung daya tahan tubuh yang kuat.























Posted by    : Hengki Didin Saputra
Email          : Hengkisaputra691@gmail.com
Blog             :Hengkisaputra691.blogspot.co.id

Manfaat Rumput Laut Bagi Kesehatan Manusia

 Berdasarkan penelitian tercatat 22 jenis telah dimanfaatkan sebagai makanan. Diwilayah perairan Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Pula...